28.9.06

Why "Thinker"

Kenapa aku ambil judul thinker? Simple aja.
Pertama, karena Aku emang tipe orang pemikir. Makanya banyak orang bilang aku pendiam, mungkin karena kebanyakan mikir 'kali.
Kedua, dulu waktu kecil aku suka dg patung buatannya Auguste Rodin yang judulnya "The Thinker". Aku sendiri kagum dg patung itu.
Yang ketiga, yg aku rasa paling mewakili adalah bahwa di Al Quran banyak sekali yg menyinggung masalah kebaikan dan tingginya peringkat dari "orang-orang yang berpikir".
Surat2 itu Antara lain:
"Sesungguhnya pada semua itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berpikir.” (QS. An-Nahl: 69).
"Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang" berpikir. (QS. Yunus:24)

Sejarah blog ini

Sebelum mulai blog ini, aku coba survey bbrp informasi mengenai blog. Mulai dari kenapa orang nge-blog, siapa aja yg nge-blog, isinya apa aja. Dan ternyata sebagian besar teman2 yg nge-blog itu tidak konsisten. Biasanya cuma ngisi dalam bbrp hari dalam sebulan, dan selanjutnya kosong. Trus aku belajar dari blog kedua temanku ini Gita dan Tammy yang cukup konsisten ngisi blognya.
To Gita & Tammy: "Thanks, fren. Sorry to put your blog here w/o ur permission. Ur blogs are really cool."
Selain itu aku juga baca bbrp blog yang sangat membantu aku dalam mencari informasi. Dari situ aku coba mencoba memulai. Karena kata orang "Cara yg paling baik untuk memulai sesuatu adalah MULAI".

Ref:
Gita's Blog: http://tammyy.blogs.friendster.com/my_blog/
Tammy's Blog: http://ranuhardi.blogs.friendster.com/ranuhardi_/

Nge-Blog

Seminggu ini entah kenapa keinginan untuk nge-blog begitu besar. Awalnya aku berpikir apakah iseng? atau untuk eksistensi diri? atau untuk publikasi? untuk mempermudah orang mencari ide2ku? Gak tahu lah.
Trus bbrp hari ini aku dapat banyak banget ide untuk aku masukkan ke blogku. Aku pikir sayang sekali kalau pemikiran2ku cuma bisa dinikmati sebagian orang, baik diriku sendiri, anggota milis tertentu, atau lingkungan terdekatku.
Aku juga merasa berkeringat mencari bbrp informasi yang seharusnya informasi ini bisa dipakai lagi oleh orang lain tanpa harus mengulangi pekerjaanku tersebut. Bahasa kerennya "re-use". Cara paling sederhana mendaur ulang ilmu adalah dengan mempublikasikannya. Dan menurut seorang rekan pakar knowlegde management, ilmu yg kita share tidak akan mengurangi ilmu kita. Bukan layaknya barang, ilmu apabila dibagi2kan, maka yg punya ilmu akan mendapatkan ilmu yg jauh lebih banyak. Masya Allah....
Yang jelas aku coba buka lagi blogku yang sudah setahun lebih gak aku sentuh. Dulu sih emang modal iseng doank. Pengen publish foto2 lucu anak2 & keponakanku. But, sekarang mudah2an aku bisa konsisten untuk mengisi blog ini dg hal2 yg membawa manfaat bagi yg membacanya.